Pimpinan Pesantren

Hj. Ida Farida binti K.H. Abdullah Syafi’ie ( 1951-2009 )

Lahir dan dibesarkan di Jakarta dari keluarga Betawi, putri K.H. Abdullah Syafi’ie dan Ustadzah Hj. Rugayyah binti K.H. Ahmad Mukhtar.

Sepeninggal ibunda dari Ustazah Hj. Rugayyah, Ibu Ida Farida yang saat itu masih bayi dibawa ke rumah al Habib Salim bin Thoha Al Haddad untuk disusui oleh istrinya, yang bernama Syarifah Zulfah binti Ahmad bin Abdullah Al Jufri. Dengan mengalirnya asi didalam tubuh Ibu Ida yang diberikan oleh Umi Zulfe (panggilan istri Habib Salim) mengalir pula cinta kasih mereka hingga akhir hayatnya. Allaahummaghfir lahumaa warhamhumaa wa’aafihimaa wa’fu anhumaa.

Ibu Ustadzah Hj. Ida Farida AS mendapat pendidikan agama dari Ibtidaiyah-Tsanawiyah dan Aliyah di As-Syafi’iyah. Pendidikan umum di ikuti dari SD, SMP dan SMA Negeri. Dan pendidikan terakhirnya di perguruan tinggi fakultas dakwah di Universitas Islam As-Syafi’iyah. Aktif dalam berbagai kegiatan sekolah antara lain dibidang organisasi, pidato, kesenian, drum band, dan penyiar radio.

Menikah dengan putra Betawi Ustadz H. Muhammad Agus Alwy ( 1941-2014 ) pada tanggal 26 Mei 1972, beliau merupakan alumni dari Perguruan As-Syafi’iyah, kemudian melanjutkan ke Pondok Modern Gontor. Setelah beliau mendapat gelar Sarjana I Universitas Muhammadiyah di Jakarta melanjutkan kuliah di Universitas Islam Madinah Al Munawwarah Saudi Arabia. Ustadzah Ida Farida dan Ustadz H. Muhammad Agus bukan hanya sebagai pimpinan, guru dan orang tua bagi santri, namun juga sebagai panutan sekaligus idola dalam mengabdi serta mengurus Pesantren PUTRI dari sejak diresmikan hingga akhir hayat mereka. Keduanya dikaruniai tiga orang putra dan tiga orang putri, yang bernama H. Ahmad Barliansyah, H. Anton Fathoni, H. Muhammad Uwais Firmansyah, Fairuz Andalusia, dr. Salsabila Firdausia, dan Akida Salima.

Ibu ustadzah. Hj. Ida Farida mengurus dan terus membangun serta mengembangkan Pesantren PUTRI As-syafi’iyah sejak tahun 1977 hingga akhir hayatnya. Tahun 1984 beliau mendirikan TK Islam Assyafiiyah 02 Jatiwaringin dan menjabat sebagai Kepala Sekolah hingga tahun 2008, 1998 – 2008 beliau merupakan Guru dan Penceramah tetap di Majelis-majelis Taklim di Wilayah DKI, Bogor, Tanggerang, Bekasi. Sejak tahun 1988 – 2008 beliau secara rutin diundang sebagai Penceramah di negara Singapura, Brunei Darussalam dan Malaysia. Beliau juga diundang berceramah di Kedutaan Besar RI di Hongkong beberapa kali. Diundang mendampingi kakaknya, ustadzah Hj. Tutty Alawiyah AS di Kedutaan Besar RI di Washington DC, USA. Sejak tahun 1996 – 2008 beliau mengikuti organisasi sebagai Ketua I Pengurus Pusat Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) juga sebagai Ketua BKMT DKI Jakarta. Sejak tahun 1981 – 2008 beliau memimpin Majelis Taklim mingguan Al-mar’atus Shalihah, di Pesantren Putri.